Batam. Sidang ketiga kasus hukum yang menjerat Yusril Koto kembali digelar di Pengadilan Negeri Batam. Dalam proses persidangan, sang istri menyampaikan harapannya kepada majelis hakim agar memberikan keputusan yang adil dan berpihak pada kebenaran.
“Kejujuran harus ditegakkan. Biar Allah yang membalas mereka,” ujar istri Yusril usai persidangan, Kamis (24/7). Ia menekankan keyakinannya bahwa kebenaran akan terbuka pada waktunya.
Istri Yusril juga mempertanyakan perlakuan aparat yang langsung membawa suaminya seusai sidang. “Kenapa suami saya langsung dibawa begitu saja? Dua kali sidang, langsung dibawa seperti ada yang menyuruh, Ini aneh,” ucapnya dengan nada heran.
Ia pun menyampaikan kritik tajam kepada pihak-pihak yang menurutnya takut akan terbongkarnya kebenaran. “Takut ya, takut ya terbongkar? Biar Allah saja yang balas kalian. Kalian takut sama atasan atau sama Allah?” ucapnya emosional.
Sementara itu, Yusril Koto di hadapan majelis hakim menyatakan bahwa dirinya menjadi korban rekayasa hukum. Ia menolak seluruh dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). “Saya menolak dakwaan tersebut. Ini semua rekayasa. Saya percaya majelis hakim akan melihat fakta yang sebenarnya,” tegasnya.
Sejumlah pengunjung sidang turut menyatakan keheranannya atas penahanan Yusril. “Kalau Pak Yusril ditahan, siapa lagi yang akan membela rakyat untuk memperjuangkan kebenaran di Batam ini?” ujar salah satu warga yang hadir di ruang sidang.
Sidang berikutnya dijadwalkan akan digelar pekan depan dengan agenda pembuktian dari pihak terdakwa. Pihak keluarga dan pendukung Yusril berharap persidangan berjalan transparan dan menghasilkan putusan yang adil.





