Batam. Suasana khidmat sekaligus penuh kehangatan mewarnai pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Bintang Amin Angkasa, Lanud Hang Nadim, Batam, Sabtu (21/3/2026). Salat Idulfitri tahun ini menjadi momen istimewa karena merupakan pelaksanaan perdana sejak masjid tersebut diresmikan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ratusan hingga ribuan jamaah memadati area masjid, terdiri dari prajurit TNI Angkatan Udara, keluarga besar Lanud, serta masyarakat sekitar. Antusiasme terlihat sejak pagi hari, dengan jamaah memenuhi seluruh ruangan hingga meluber ke halaman masjid.

Pelaksanaan salat berlangsung tertib dengan imam Ustadz Muzhaffarul Haqqi, sementara khutbah Idulfitri disampaikan oleh Husaini. Dalam khutbahnya, ia mengajak jamaah untuk menjaga silaturahmi, meningkatkan ketakwaan, serta memperkuat kepedulian sosial setelah menjalani ibadah Ramadan.

Masjid Bintang Amin Angkasa sebelumnya telah diresmikan oleh Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, pada 17 Maret 2026. Peresmian tersebut turut dihadiri unsur TNI-Polri dan pemerintah daerah, menandai pentingnya kehadiran sarana ibadah ini bagi lingkungan militer dan masyarakat luas.

Pembangunan masjid ini diinisiasi oleh Komandan Lanud Hang Nadim, Hendro Sukamdani, bersama jajaran sebagai bagian dari komitmen menghadirkan fasilitas pembinaan mental dan spiritual bagi prajurit TNI AU sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Masjid berlantai dua ini mampu menampung sekitar 1.500 jamaah dan diproyeksikan menjadi salah satu ikon wisata religi di Kota Batam.

Dalam keterangannya, Komandan Lanud menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Salat Idulfitri perdana di masjid tersebut yang berlangsung penuh kebersamaan. Ia menegaskan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk memperkuat keimanan dan pengabdian.

“Melalui Hari Raya Idulfitri ini, mari kita jadikan sebagai momentum untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta meningkatkan soliditas dan sinergitas dalam pelaksanaan tugas ke depan,” ujarnya.

Usai pelaksanaan salat, jamaah saling bersalaman dan bermaaf-maafan, menciptakan suasana haru dan penuh kekeluargaan. Momen tersebut mencerminkan eratnya hubungan antara TNI AU dan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa kehadiran Masjid Bintang Amin Angkasa bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol persatuan, pengabdian, dan harmoni.