Batam. Suasana berbeda terasa di SDN 009 Batu Aji, Kota Batam, pada Sabtu (16/8/2025). Ribuan sorot mata tertuju pada sosok yang telah lama dinanti: Ratu Wangsa, figur inspiratif yang dikenal luas dengan kepedulian dan dedikasinya bagi masyarakat.
Sejak pagi, halaman sekolah dipadati siswa, guru, hingga orang tua murid yang bersiap menyambut tamu kehormatan. Kepala Sekolah suparjo memimpin langsung jalannya acara yang bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80.
Antusiasme Anak-anak
Kehadiran Ratu Wangsa sontak memantik euforia siswa. Dengan senyum hangat, ia menyapa satu per satu anak-anak. Sorak sorai dan tepuk tangan menggema di aula sekolah. Banyak siswa berebut mendekat untuk sekadar bersalaman atau meminta tanda tangan.

“Saya suka Ratu Wangsa karena cantik… dan baik banget,” ujar Salsabila, salah seorang siswi kelas IV dengan polos.
Bahkan, sepasang anak kembar, Sayyid Khalifah Harahap dan Sajid Khalid Harahap, berhasil mencuri perhatian. Mereka sempat berbincang singkat dengan Ratu Wangsa, yang tampak begitu akrab membelai kepala keduanya sambil tersenyum.
Bagian dari Peringatan HUT RI
Selain menyambut kunjungan istimewa, pihak sekolah juga menggelar sejumlah kegiatan perlombaan, seperti gerak jalan santai, lomba karaoke, serta lomba antar kelas. Pada kesempatan itu, para pemenang diumumkan sekaligus menerima hadiah dari pihak sekolah.
“Alhamdulillah, hari ini menjadi momen bersejarah bagi SDN 009. Selain rangkaian lomba HUT RI, kami mendapat kehormatan luar biasa dikunjungi oleh Ibu Ratu Wangsa. Semoga beliau senantiasa diberikan kesehatan dan panjang umur,” ujar suparjo kepala sekolah
Harapan ke Depan
Pihak sekolah berharap kehadiran Ratu Wangsa dapat memberikan semangat baru bagi siswa dan menjadi inspirasi untuk terus belajar serta berprestasi.
“Harapan kami, dengan kunjungan ini akan ada perubahan positif, baik untuk sekolah maupun anak-anak didik kami. Dan mudah-mudahan Ibu Ratu Wangsa bisa kembali hadir di kesempatan berikutnya,” tambah Adin.
Sekilas Tentang SDN 009 Batu Aji
Sekolah ini baru berdiri empat tahun dan kini memiliki 12 kelas dengan total 463 siswa. Fasilitas sekolah juga terus berkembang, termasuk semenisasi halaman yang baru rampung tiga hari sebelum acara berlangsung.





