Batam. Simpatisan PDI Perjuangan sekaligus tokoh masyarakat Timur di Batam, Moody Arnold Timisela, menyampaikan selamat dan apresiasi atas terpilihnya kembali Prof. Dr. H. Muhammad Soeryo Respationo, SH., MH., MM. sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Kepulauan Riau periode 2025–2030. Ucapan itu disampaikan Moody pada Kamis (20/11) sebagai bentuk dukungan terhadap kesinambungan kepemimpinan politik yang dinilai menjaga stabilitas partai di wilayah Kepri.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Moody menilai, sosok Soeryo Respationo atau Romo merupakan figur pemimpin yang konsisten, berintegritas, dan mampu menjaga kesolidan internal partai. Ia menilai bahwa di bawah kepemimpinan Romo, struktur PDI Perjuangan di Kepri tetap dinamis, tertata, dan bergerak efektif.

Menurutnya, kehadiran Romo sebagai nakhoda DPD telah membuka ruang komunikasi yang lebih luas antar-kader, mempercepat proses kaderisasi, serta memperkuat peluang kolaborasi strategis dalam pembangunan daerah.

“Kestabilan PDI Perjuangan di Kepri selama masa kepemimpinan beliau merupakan refleksi dari kerja nyata, bukan sesuatu yang terjadi secara kebetulan,” ujar Moody.

Dalam kesempatan yang sama, Moody juga menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali Nuryanto, SH., MH., atau yang akrab disebut Cak Nur, sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batam periode 2025–2030. Ia menilai Cak Nur sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan konsisten memperjuangkan aspirasi publik.

Moody menegaskan bahwa Cak Nur mampu membangun kedekatan emosional dengan warga serta menjaga hubungan harmonis antara struktur partai dan pemerintah daerah.

“Kepemimpinan beliau memberikan rasa stabil bagi politik di tingkat kota. Ia memahami kebutuhan masyarakat dari dekat,” tuturnya.

Moody melihat keberlanjutan kepemimpinan Soeryo Respationo dan Nuryanto sebagai bukti kepercayaan penuh para kader terhadap keduanya. Mandat ulang tersebut, menurutnya, mencerminkan harapan agar PDI Perjuangan tetap menjadi kekuatan pendorong perubahan di Kepri.

Ia berharap sinergi antara DPD dan DPC semakin diperkuat dalam menghadapi dinamika politik serta tantangan pembangunan yang kian kompleks. Koordinasi yang solid antara level provinsi dan kota dinilai penting untuk merumuskan strategi partai yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya untuk membawa PDI Perjuangan semakin solid, semakin progresif, dan semakin dekat dengan rakyat,” kata Moody.

Moody optimistis keberlanjutan kepemimpinan Romo Soeryo dan Cak Nur akan memberikan energi baru bagi dinamika politik di Kepri, khususnya dalam memperkokoh struktur partai hingga tingkat akar rumput. Dengan fondasi internal yang kuat, ia yakin PDI Perjuangan mampu menjawab tantangan politik ke depan.

Penetapan kembali dua tokoh sentral ini tidak hanya menjadi simbol konsistensi, tetapi juga momentum penting bagi PDI Perjuangan Kepri untuk bergerak lebih inklusif, inovatif, dan progresif dalam menjalankan agenda perjuangan politik menuju masa depan.